SELAMAT DATANG DI WEBSITE BALAI BESAR KARANTINA PERTANIAN SOEKARNO HATTA --- PIMPINAN & STAF BALAI BESAR KARANTINA PERTANIAN SOEKARNO HATTA MENOLAK SUAP, PUNGLI & GRATIFIKASI DALAM BENTUK APAPUN -- "Bersama Anda Melindungi Negeri"

Karantina Soetta Paparkan Hasil Pemantauan Daerah Sebar OPT/K Bersama Dinas Terkait

01 October 2021 by Berita BBKP Soetta 19 Views

Dengan dilaksanakannya seminar ini, diharapkan dapat meningkatkan sinergi antar instansi terkait dalam rangka meningkatkan produksi dan mutu komoditas pertanian di provinsi Banten


Tangerang, (29/9) - Karantina Pertanian Soetta gelar seminar hasil pemantauan daerah sebar Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) atau Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) bersama dinas terkait di Provinsi Banten. Acara dilaksanakan di kantor Karantina Pertanian Soetta. Seminar ini sebagai tindak lanjut telah selesainya rangkaian kegiatan pemantauan daerah sebar OPT/K 2021. Seminar dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pertanian kabupaten Pandeglang, Lebak, Tangerang, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tangerang dan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kota Tangerang Selatan. Narasumber dari Karantina Pertanian Soetta, Balai Perlindungan Tanaman Hortikultura (BPTPH) Provinsi Banten dan Departemen Proteksi IPB.


Seminar dibuka oleh Abdul Rahman selaku Koordinator Bidang Karantina Tumbuhan, mewakili Kepala Karantina Pertanian Soetta. Dalam sambutannya, Abdul Rahman memaparkan tujuan dilakukannya pemantauan. Salah satunya untuk menentukan OPTK tahun depan (tahun 2022), karena dari hasil pemantauan ini akan diperoleh data terbaru terkait penemuan - penemuan OPTK. Seminar dilanjut dengan pemaparan oleh narasumber. Narasumber pertama Aprilyani, selaku penanggungjawab kegiatan pemantauan tahun ini, memaparkan pemantauan dilaksanakan di lima kabupaten/kota di provinsi Banten sesuai dengan surat keputusan Kepala Badan Karantina Pertanian yang mengatur wilayah pemantauan Karantina Pertanian Soetta yaitu Kabupaten Lebak, Pandeglang, Tangerang, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan. Adapun target pemantauan daerah sebar OPTK/K tahun ini lalat buah Bactrocera occipitalis dan OPTK/K tahun lalu. Dari hasil pemantauan di lima kabupaten/kota tersebut tidak ditemukan keberadaan lalat buah Bactrocera occipitalis dan OPT/K tahun lalu. Narasumber kedua, Iwan Purnama dari BPTPH Provinsi Banten, menjelaskan tentang metode pemantauan/monitoring sebagai upaya pencegahan dini penyebaran OPT/K.


Peserta seminar antusias mengikuti sesi diskusi yang dilaksanakan setelah pemaparan narasumber. Pada umumnya peserta diskusi menginginkan peran lebih lanjut Karantina Pertanian untuk bersama-sama melindungi wilayah pemantauan dari penyebaran OPT/K. Harapannya, dengan dilaksanakannya seminar ini dapat meningkatkan sinergi antar instansi terkait dalam rangka meningkatkan produksi dan mutu komoditas pertanian di provinsi Banten.


#LaporKarantina #KarantinaPertanianSoetta