SELAMAT DATANG DI WEBSITE BALAI BESAR KARANTINA PERTANIAN SOEKARNO HATTA --- PIMPINAN & STAF BALAI BESAR KARANTINA PERTANIAN SOEKARNO HATTA MENOLAK SUAP, PUNGLI & GRATIFIKASI DALAM BENTUK APAPUN -- "Bersama Anda Melindungi Negeri"

Karantina Pertanian Soekarno Hatta Kunjungi Pemda Kabupaten Kota Provinsi Banten Diskusikan Kinerja Ekspor

17 July 2021 by Berita BBKP Soetta 32 Views

Karantina Pertanian Soekarno Hatta melakukan diskusi terkait dengan rencana kegiatan "Merdeka Ekspor 17 Pintu Pengeluaran"


Banten (16/7) - Karantina Pertanian Soekarno Hatta melakukan diskusi terkait dengan rencana kegiatan "Merdeka Ekspor 17 Pintu Pengeluaran" dengan Pemerintah Daerah di Provinsi Banten maupun Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Banten. Imam Djajadi, Kepala Karantina Pertanian Soekarno Hatta secara langsung mengunjungi Kantor Gubernur Provinsi Banten, Dinas Provinsi Banten, dan Kantor Walikota Cilegon. Pada saat yang bersamaan, tim lain juga berbagi tugas mengunjungi Kantor Walikota Serang, Kantor Kabupaten Serang, Kantor Walikota Tangerang, Kantor Walikota Tangerang Selatan, Kantor Bupati Kabupaten Tangerang, Kantor Bupati Pandeglang, dan Kantor Bupati Lebak.


Pada kesempatan tersebut ada beberapa hal yang didiskusikan antara lain menyampaikan dan meminta dukungan untuk kegiatan "Merdeka Ekspor 17 Pintu Pengeluaran", meminta penunjukan admin IMACE yang merupakan aplikasi untuk memonitor asal daerah komoditas yang di ekspor. Karantina Pertanian Soekarno Hatta sendiri pada semester I tahun 2021 telah melakukan serifikasi ekspor sebanyak 10.593 serifikat baik Health Certificate untuk komoditas hewan dan produk hewan maupun Phytosanitary Certificate untuk komoditas tumbuhan dan produk tumbuhan dengan volume sebanyak 5.218 ton dan 34 juta batang dengan nilai total sebesar 6,46 trilyun rupiah.


Sementara itu, Imam menjelaskan untuk kegiatan Merdeka Ekspor pada tanggal 19 Agustus 2021 berdasarkan data yang diperoleh dari pelaku ekspor didapat 2 komoditas yang akan diekspor yaitu Sarang Burung Walet dan Daun Pakis dengan volume masing masing adalah 533,4 kg dan 75.000 pcs dengan nilai total sebesar 12,634 milyar rupiah. Ekspor ini masih akan bertambah menjelang hari H. Dari hasil kunjungan tesebut pada dasarnya pemerintah daerah sangat mendukung dalam peningkatan kinerja ekspor terutama untuk mengangkat hasil pertanian yang berasal dari provinsi Banten ataupun yang pengolahannya dilakukan di Provinsi Banten, karena hal ini akan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Provinsi Banten.


#Gratieks #KarantinaPertanianSoetta