SELAMAT DATANG DI WEBSITE BALAI BESAR KARANTINA PERTANIAN SOEKARNO HATTA --- PIMPINAN & STAF BALAI BESAR KARANTINA PERTANIAN SOEKARNO HATTA MENOLAK SUAP, PUNGLI & GRATIFIKASI DALAM BENTUK APAPUN -- "Bersama Anda Melindungi Negeri"

Gerakkan Pembangunan Pertanian, Karantina Pertanian Soetta Lakukan FGD

03 July 2020 by Berita BBKP Soetta 103 Views

Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta (BBKP Soetta) berdasarkan SK Menteri Pertanian No 785 Tahun 2020 diamanatkan sebagai penanggung jawab kabupaten Program Gerakan Komando Strategies Pembangunan Pertanian (Konstratani) wilayah Kota Tangerang dan Tangerang Selatan yang dicanangkan oleh Bapak Menteri Pertanian Dr Syahrul Yasin Limpo.

Untuk itu agar program Konstratani di wilayah kota Tangerang dan Tangerang Selatan dapat berjalan dengan baik, maka BBKP Soetta mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) untuk mengkoordinasikan strategi terhadap dukungan program kerja utama kementerian pertanian di wilayah Kota Tangerang dan Tangerang Selatan.

Kegiatan FGD ini dihadiri peserta dari Pusat Pendidikan Pertanian Badan SDM Kementan, Dinas Pertanian Provinsi Banten, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Dinas Ketahanan pangan, Pertanian dan Peternakan Kota Tangerang, Dinas Ketahanan pangan, Pertanian dan Peternakan Tangerang Selatan, Pusat Data dan Informasi, para pejabat struktural dan fungsional lingkup BBKP Soekarno Hatta yang telah ditunjuk oleh kepala balai sebagai tim supervisi dan pendampingan program Konstratani di wilayah Kota Tangerang dan Tangerang Selatan.

Narasumber pada kegiatan FGD ini memaparkan materi dengan dua metode antara lain paparan secara daring oleh Kepala Badan SDM Kementan bapak Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi. M. Agr. dan paparan secara langsung yang bertempat di Aula BBKP Soetta oleh Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Badan SDM ibu Dr. Idha Widi Arsanti, SP, MP, Kepala Dinas Ketahanan pangan, Pertanian dan Peternakan Kota Tangerang Bapak Drs. Abduh Surahman, M.Si, Sekertaris Dinas Ketahanan pangan, Pertanian dan Peternakan Kota Tangerang Bapak Ir. Deden Supriyatna, MM, Pusat Data dan Informasi Kepala Bidang Data Komoditas ibu Dr. Anna Astris Susanti, M.Si. Kegiatan ini dimoderatori oleh Kepala BBKP Soekarno Hatta Bapak Imam Djajadi, SP, MM.

Saat ini sudah memasuki Masa Normal Baru (New Normal) dan Pandemik Covid-19 masih memberikan tren yang meningkat, untuk melawan Covid yg paling utama adalah imunitas tubuh kita karena vaksin belum ditemukan, sementara imunitas dibentuk dari pangan, jika kita mau sehat, pangan adalah yang paling utama. Penyediaan pangan itu adalah tugas kita di Kementan melalui program Konstratani yang telah dicanangkan oleh Bapak menteri pertanian, ungkap Prof Dedi saat membuka acara FGD ini.

Kepala Pusdiktan, Ibu Arsanti menjelaskan bahwa pendampinagan program Kementan masih kurang maksimal, hal ini disebabkan partisipasi pengisian aplikasi PDPS dan 13 Laporan Utama Kementan masih kurang. Untuk itu perlunya kegiatan FGD seperti ini agar bisa berkoordinasi dalam pelaksaanaan kegiatan tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan pangan, Pertanian dan Peternakan Kota Tangerang, Bapak Abduh memaparkan bahwa ada Revisi Perda RTRW No 6 Tahun 2012 Kota Tangerang bahwa seluas 93 Hektare. Pada Tahun 2018 lahan Pertanian masih tercatat 19 Hektar. Potensi Ketahanan Pangan di Kota Tangerang melalui pemanfaatan lahan pekarangan melalui Urban Farming antara lain: sistem vertikal garden, hidroponik, tabulapot, ada 9 Kawasan rumah Pangan Lestari (KRPL), 1 Obor Pangan Lestari (OPAL) dan untuk pengembangan cadangan Protein, dilakukan melalui peternakan.

Permasalahan Pangan di Tangerang Selatan ungkap Sekdis Ketahanan Pangan, pertanian dan peternakan, Bapak Deden yaitu Luas lahan pertanian semakin sempit sehingga produksi turun LP2B=0 Ha, ketergantungan tinggi pada daerah pemasok 98%. Program pertanian yang dilakukan meliputi pengembangan KRPL, pengembangan teknologi pertanian, perikanan, peternakan (Urban Farming) dan pengembangan konsumsi dan keamanan Pangan Ungkap Deden.

Pada kesempatan ini Ibu Dr Anna dari pusdatin menyampaikan terkait aplikasi pelaporan Konstratani melalui aplikasi web http://laporanutama.pertanian.go.id. Monitoring dilqkukan setiap hari dan laporan disampaikan oleh kota tangerang dan Tangerang selatan setiap minggu kepada Penanggung jawab kabupaten yaitu BBKP Soekarno Hatta. selain itu pada FGD ini dilakukan simulasi bagaimana mengisi laporan kegiatan utama pada aplikasi oleh operator dari pusdatin.

Hasil dari FGD ini diharapkan bahwa kegiatan utama kementan dapat berlangsung dengan lancar di wilayah kota Tangerang dan Tangerang Selatan melalui aktifnya pelaporan data dari masing masing wilayah, agar tujuan dari program Konstratani yaitu untuk mengoptimalkan tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam menggerakan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan dan mempermudah monitoring perkembangan pertanian di seluruh kecamatan di Indonesia khususnya di kota Tangerang dan Tangerang Selatan dapat tercapai dengan baik ungkap Bapak Imam Djajadi saat menutup kegiatan FGD sore ini.